Barito Timur – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Timur mengadakan pelatihan pengendalian massa (Dalmas) selama lima hari dengan bimbingan dari Satuan Samapta Polres Barito Timur. Kegiatan ini berlangsung mulai Selasa hingga Sabtu.
"Pelatihan sudah dimulai sejak kemarin dan akan berlanjut sampai akhir pekan," ujar Kepala Satpol PP Barito Timur, Ristanto Pratomo, di Tamiang Layang pada Rabu (29/11/2023).
Pelatihan ini bertujuan untuk menyelaraskan koordinasi antara Satpol PP dan kepolisian, terutama dalam rangka pengamanan Pemilu 2024. "Tujuannya agar personel Satpol PP memiliki keterampilan dalam mengendalikan massa serta memahami standar prosedur operasional yang berlaku. Terakhir mereka mendapat pelatihan serupa pada 2015, jadi ini juga sebagai penyegaran kemampuan," jelas Ristanto.
Ia berharap setelah pelatihan ini, anggota Satpol PP dapat lebih siap dalam menghadapi berbagai situasi yang memerlukan pengendalian massa.
Sementara itu, KBO Satsamapta Polres Barito Timur, Ipda Soeparjo, menjelaskan bahwa latihan dimulai dengan pengenalan teknik dasar Dalmas. Pada tahap awal, peserta diajarkan pengendalian massa tanpa alat bantu, hanya menggunakan formasi dan gerakan tangan kosong.
"Dalam Dalmas dasar, mereka mempelajari teknik membentuk formasi dengan kaitan tangan dan penggunaan tali, terutama ketika situasi masih terkendali," paparnya saat pelatihan di halaman markas Satpol PP Barito Timur.
Jika situasi berkembang menjadi lebih tidak terkendali, personel akan dibekali keterampilan menggunakan tongkat, tameng, dan helm. "Tujuannya agar Satpol PP memiliki kemampuan pengendalian massa yang lebih baik serta dapat mendukung tugas kepolisian," tambahnya.
Selain sebagai bagian dari persiapan pengamanan Pemilu 2024, pelatihan ini juga bertujuan meningkatkan kesiapan Satpol PP dalam menjaga keamanan di kantor-kantor pemerintahan serta markas komando mereka. "Terkait Pemilu, baik Polri maupun TNI telah menyiapkan strategi pengamanan secara menyeluruh," pungkas Soeparjo.